PESANTREN BALI BINA INSANI

Pada hari Kami, 21 April 2016 seluruh santri Pondok Pesantren Bali Bina Insani melakukan sesuatu yang sangat berbeda dari hari-hari biasanya. Pada hari itu seluruh santri mengenakan pakaian nasional NUsantara dengan variasi sesuai keinginan dan kreatifitas masing-masing individu santri, satu hal yang jelas adalah para Kepala (baik Kepala Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah bersepakat hanya mengarahkan dengan kalimat, peringati dengan khidmat dan berpakaian NUsantara sebagai santri yang Muhamadiyyin.

 

Cek https://www.facebook.com/Pondok-Pesantren-Terbaik-Di-Bali-Bali-BIna-Insani (funpage di akun facebook atas nama yulisaifulbahri).

 

Semua santri dengan pakaian ala Melayu dan daerah lainnya, semua Ustadzah dan staf mengenakan kebaya dan para Ustadz mengenakan sarung ala betawi dan Melayu.

 

Petugas upacara sangat menarik katena tidak dipersiapkan sebelumnya dengan maksud menguji dan kemampuan bertugas.  Majulah santri Rahma Syahlani sebagai komandan upacara, generasi kedua drumband mengambil alih alat, MC diambil oleh Erlin Yuliastuti, pembawa teks Pancasila diambil oleh Ferry Hidayat, dirijen diambil oleh Anifatin Aniroh, petugas pasukan pengibar bendera Lala Khulatul Waqori, Dewi Anjani dan Ratna Dewi, pembaca doa Muhammad Agung Trilaksono. Adapun pembina upacara adalah Ibunda Ida Lailatul Qoyumah, S.Pd.

 

Amanah pembina upacara adalah mensukuri segala karunia yang ada dengan selalu melakukan semua hal dengan cara yang lebih baik, lebih baik dan selalu lebih baik.

 

Usai upacara seluruh dewan guru berfoto bersama dengan para santri. Luarrr biasah.