The First Outbond of MTs Bali Bina Insani

https://bali.kemenag.go.id/tabanan/berita/4553/mts-bali-bina-insani-students-in-the-first-outbond

 

(Kakemenag Kab. Tabanan), Pada hari Senin, 1 Mei 2016 telah bersiap seluruh santri Madrasah Tsanawiyah Pondok Pesantren Bali Bina Insani dengan peserta sejumlah 87 terdiri dari 72 santri putra 26 dan putri 46 dan pendamping 15 guru pada pukul 07.00 setelah menunaikan ibadah sholat sunnah dluha yang memang didawamkan sebagai program pengenalan ibadah wajib berangkat menuju Kebun Raya Bedugul.

Program out bond ini adalah program yang akan diregulerkan untuk dilaksanakan setiap tahunnya dengan tujuan melepas penat belajar dari serangkaian kegiatan belajar serius atas peserta didik kelas 9 yang telah dilalui seperti try out, UAMBN, Ujian sekolah, ujian pemantapan baik yang bersifat teorikal maupun praktikal. Sehingga untuk menghadapi Ujian Nasional atau Ujian Sekolah Terkoordinasi yang akan dimulai hari Senin tanggal 9 hingga Kamis, 12 Mei 2016, diperlukan kegiatan pelepas penat dan pengumpul semangat serta “menzerokan” beban dan dilaksanakanlah kegiatan out bond ini. Perjalanan dengan menggunakan lima mini bus ini sungguh menarik dan menyenangkan.

Kegiatan dijalankan dengan dimulai berdoa bersama yang dipimpin oleh Kepala Madrasah, Yuli Saiful Bahri. Seluruh santri mengenakan pakaian seragam olahraga begitu pula dengan dewan guru selaku pendamping. Games yang dimainkan terdiri dari The Vampire, The Batok race, The Egrang race, The Benang Kusut race, The bamboo Marble race, The Yell, The Karung race, The Kerang Mutiara race, The Tarik Tambang, The Ulat Sutra race dan tentu saja The Mummy.

Para santri setelah berdoa langsung dihandle oleh Waka Kesiswaan Purnomo, S.Pd dibantu ketua panitia Rusdiyanto membagi santri menjadi delapan tim racer yang dipandu oleh dewan guru. Nama-nama tim adalah, The Ant, The Mice, The Cat, The Rose, The Dandelion, The Flamboyant, The Pukul 09.15 tim selesai dibentuk dan lomba dimulai dengan lomba The Yell. Suasana mulai memanas dan mengheboh. Tak terasa hingga saat lomba The Ulat Sutra menghasilkan pakaian santri mencoklat karena terkena tanah, namun tak menyurutkan semangat dan keceriaan serta semangat mereka dalam menunjukkan kekompakan tim masing-masing.

Pukul 12.20 kegiatan dihentikan sementara untuk persiapan sholat Dzuhur, makan siang dan istirahat. Sholat dzuhur ditunaikan secara berjamaah di bawah pohon-pohon yang rindang dan di atas hijaunya rerumputan. Saat makan siang, hujan rintik membasahi Kebun Raya Bedugul. Kehawatiran bahwa kegiatan tersisa tidak dapat dilanjutkan karena hujan, sehingga semua memanjatkan doa dan alhamdulillah dikabulkan sehiingga hujan berhenti merinai. Kegiatan berlangsung seru dan sangat meletihkan. Wajah-wajah ceria menyeringai penuh para santri. Peluh membasahi badan. Usai pengumuman para santri berfoto bersama.

Semoga Allah meridloi tadabbur alam ini dan memberikan kekuatan lahir batin kepada seluruh santri untuk meningkatkan kualitas individunya dalam ibadah mahdloh dan ghoiru mahdlohnya, sehingga berhasil memenangkan ujian-ujian pendidikan ini. Amin. (Ys)