PESANTREN BALI BINA INSANI

 

Menindak lanjuti pertemuan Direktur Informasi dan Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri RI beserta staf Bapak Al Busyra Binsar, Pusat Kerukunan Umat Beragama Kementerian Agama RI Bapak Ubaidillah tanggal 3 November yang lalu, Ketua Umum Yayasan La-Royba Bali Bina Insani dan panitia lokal penyambutan Tamu Bali Democracy Forum di Mushola Harjo Quba Pondok Pesantren Bali Bina Insani yang digelar bakda sholat dzuhur yang menghasilkan beberapa poin penting dalam persiapan. Bakda sholat ashar rombongan tersebut di atas melanjutkan dengan audiensi di rumah dinas Ibu Bupati Tabanan.Hal mana disambut sangat familiar dan mengena dengan statemen Ibu Bupati kepada bapak Sekretariat Daerah agar membantu persiapan acara tersebut agar tidak memalukan dan menjadi satu momen yang unforgettable.

Dua hasil tersebut dimatangkan oleh pengurus Yayasan La-Royba Bali Bina Insani dengan menggelar rapat internal di rumah produksi Ikan Yayasan pada hari Jum’at, 11 November 2016 yang dihadiri oleh 32 orang panitia. Bapak Sekda melalui bapak Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tabanan meminta agar segera diundang seluruh pihak terkait dengan kunjungan tamu Bali Democracy Forum ke Pondok Pesantren Bali Bina Insani untuk meninjau lokasi kunjungan dan melakukan diskusi persiapan. Oleh karena itu undangan pun disampaikan walaupun hanya melalui SMS dan whatsapp. Hari Senin, 14 November 2016 pukul 13.00 undangan dimaksudkan dan hadirlah pada program tersebut 25 tamu pejabat pemerintah kabupaten, di antaranya adalah Bapak Sekda yang langsung hadir sekaligus mewakili Ibu Bupati yang sedianya siap hadir namun karena ada tugas yang tidak dapat diwakilkan maka beliau menitipkan kepada bapak Sekda,  Para Asisten Bupati, Dinas PU, Dinas Perhubungan, Camat Kerambitan, Kepala desa Meliling, Kelian adat, Petugas Polsek dan Kabag TU Kemenag Tabanan, Pengawas Pendis, dan Babinsa. Dalam diskusi tersebut diputuskan persiapan dilakukan dengan detil dan mulai dari jalan utama masuk desa ke Pondok Pesantren, serta melibatkan peserta didik seluruh SDN dan SMPN di kecamatan Kerambitan. Tamu rombongan yang merupakan para menteri luar negeri dari 37 negara akan diturunkan di jalan disambut dengan Okokan dan kibaran bendera para peserta didik sehingga memasuki halaman dalam Pondok Pesantren yang akan langsung disambut dengan drumband para santri sampai para tamu duduk di tempat yang telah disediakan. Tari Puspanjali santri dan dilanjutkan dengan Tari Bungan Sandat Serasi sebagai tari maskot Kabupaten Tabanan akan menyambut para tamu. Acara seremonial ditetapkan sebagaimana seharusnya dan dilanjutkan dengan ekspresi dan dialog dengan para santri.

Dalam program diskusi persiapan tersebut para tamu pemerintah kabupaten diajak melakukan Tour De Pondok yang sangat mewah (mepet sawah).

                                                              

Hujan lebat ikut mewarnai pergerakan meninjau lokasi dan selama diskusi. Semoga merupakan simbol keberkahan Allah kepada kita semua serta pada saatnya kegiatan inti dapat terselenggara dengan maksimal baiknya.

 

 

By Yusaba