PESANTREN BALI BINA INSANI

Universitas Islam Negri Sunan Ampel Surabaya fakultas Dakwah telah berkunjung dalam rangka silaturahmi dan observasi di Pondok Pesantren Bali Bina Insani tiga kali di tahun 2012, 2013 dan 2015 lalu. Kembali mengirimkan email dengan niatan yang sama pada periode awal bulan Mei 2016. Ada hal yang berbeda yaitu mahasiswa yang turut dalam program tersebut adalah mahasiswa yang masih duduk di semester dua.

Usai kunjungan beberapa tempat wisata di seputaran Denpasar Badung dan menginap semalam di Denpasar, rombongan yang terdiri dari 69 orang tersebut, pada hari Sabtu, 21 Mei 2016 langsung meluncur menuju Pondok Pesantren Bali Bina Insani. Kondisi perjalanan sempat menunda jam kehadiran selain pemandu wisata yang memang belum mengenal dan mengetahui secara persis lokasi pondok pesantren sehingga membuat mereka harus tawaf di ujung jembatan baru terdekat dari pondok pesantren Bali Bina Insani.

Para santri dengan antusias berdiri membuat barikade penyambutan tamu dan bersalaman antara santriwan dengan para mahasiswa dan santriwati menyalami para mahasiswi. Barikade membuat para mahasiswa dan dosen pembimbing langsung terarahkan menuju masjid Pondok Pesantren Bali Bina Insani yaitu Harjo Quba. Duduk bersaf bersama para santri. Sambil santai menikmati sajian musik Islami tim Al Banjary dari para santri MTs Bali Bina Insani. Dengan niatan agar menjadi lebih berkeluarga, maka ditawarkan kepada rombongan mahasiswa siapa yang biasa menjadi penerbang dan jurkam? Ternyata empat mahasiswa satu jurkam atau vokalis dan tiga penerbang berkolaborasi dengan para santri penerbang dari Pondok Pesantren Bali Bina Insani. Empat vokali mahasiswi pun meramaikan. Tiga solawat pun disenandungkan. Irama menjadi riuh rendah sebuah kolaborasi mendadak yang sangat dinamis dan indah.

MC dibawakan oleh Anisa Balkis La Tandro kontingen Makasar, Tilawah dibawakan oleh Julian Dinar kontingen Banyuwangi, sambutan bahasa Inggris oleh Sofia Hana Sabrina dan Muhammad Shiddiq menyambut dengan bahasa Arab keduanya kontingen Denpasar.

 

Dr. H Ali Arifin M.Ed menyampaikan sambutan dari rombongan UIN Sunan Ampel dengan inti kunjungan dilakukan untuk mempererat tali silaturahmi dan observasi kepondok pesantrenan. Informasi kepondok pesantren dan seluruh kegiatan formal, informal dan non formal dijelaskan oleh Yuli Saiful Bahri yang mewakili Ayahanda Drs. H. Ktut Imaduddin Djamal, SH. Presentasi ini dibantu oleh Ustadz Rukyal Muhtadin, S.Pd.I yang berasal dari Lombok dan merupakan alumni Sekolah Tinggi Agama Islam YPBWI Surabaya sebagai operator laptop dan diakhir sessi bakda sholat dzuhur membantu para mahasiswa mengkopikan data presentasi. Penutupan acara dilakukan dengan pemberian vandel kenang-kenangan dari UIN Sunan Ampel kepada pengurus Pondok Pesantren Bali Bina Insani.

 

Sholat dzuhur berjamaah membuat jeda yang afdhol. Tanya jawab merupakan sessi yang paling menarik bagi para mahasiswa. 30 menit sessi tanya jawab berlangsung yang kemudian diakhiri dengan foto bersama. Baik di dalam masjid dengan latar belakang spanduk yang selalu menempel di dinding barat masjid, yaitu spanduk selamat datang pondok pesantren.

Foto sessi kedua di depan pintu gerbang pondok pesantren. Satu bus besar sudah menanti para mahasiswa.

Semoga silaturahmi selalu membuat kita menerima perbaikan dalam segala hal. By: Yusaba