Info Pendaftaran Pesantren Bali Bina Insani

Dalam menjalankan program penerimaan santri baru atau yang lebih dikenal penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun pelajaran 2016-2017 di Pondok Pesantren Bali Bina Insani telah dijalankan beberapa kegiatan yang merupakan program reguler tahunan, yaitu; pembentukan panitia,

pembuatan program kerja panitia penerimaan santri baru, pencetakan spanduk dan brosur serta penyebarannya, juga up loading data penerimaan santri baru di media sosial baik di web site, face book, blog dan media lainnya.

Kegiatan yang sudah dijalankan dari bulan Februari awal tahun ini adalah pendaftaran dan tes tertulis dan tes lisan/praktek. Alhamdulillah hingga tanggal 19 Juni 2016 telah mendaftar sejumlah 111 anak untuk MTs dan 43 anak untuk MA Bali Bina Insani.

Jumlah yang lebih baik dari tahun yang lalu. Sebuah tantangan baru bagi kesemuanya. Kerjasama dengan pihak ketiga telah pula dilaksanakan oleh panitia berupa pemesanan alas tidur, almari, kain seragam dan penjahitnya serta himar untuk dikenakan oleh para santri baru.

Bahkan jas almamater pun sudah disiapkan. Antusiasme masyarakat sangat tinggi untuk mengirimkan putra-putrinya belajar di Pondok Pesantren.

Pertanyaan standar masyarakat yang mendaftarkan putra-putrinya dalam keinginan tahu adalah berapa kali makan, bagaimana kondisi kamar tidur dan kamar mandinya, kegiatan yang dijalankan, proses pembelajaran di madrasah, juga bagaimana prosedur perpindahan dari luar Bali.

Tercatat santri baru yang berasal dari Jakarta, Sumatera, Lombok, Jawa Timur dan Madura. Terdapat pula santri baru asli Bali dari Nusa Penida Klungkung dan Singaraja Buleleng. Kemajemukan karakter sudah tampak menuju sebuah keharmonisan belajar di pondok pesantren.

Bahkan tercatat seorang anak muallaf asli Bali dari Denpasar yang telah membawa keluarganya masuk Islam. Hingga pada hari Ahad tangggal 19 Juni 2016 panitia menyelenggarakan kegiatan registerasi ulang dan sangat semangat para santri baru bersama para orang tuanya.

Dikarenakan Ayahanda sedang melaksanakan tugas di Jakarta, maka pencerahan diemban tugaskan kepada Yuli Saiful Bahri setelah acara dibuka oleh Ustadz Usbani SPDI dan kalimat pembuka dari Ustadz Turoichan AI, SPDI. Selain daripada registerasi ulang, maka panitia memanfaatkan acara tersebut dengan bekerjasama dengan Tim Wakaf Pondok Pesantren.

Pemanfaatan tersebut adalah meminta kerjasama para orang tua wali santri baru untuk berjihad menyampaikan program penebaran sertifikat wakaf senilai Rp. 100.000 (seratus ribu rupiah) per orang tua wali memegang sepuluh lembar sertifikat.

Kegiatan pengumpulan dana wakaf zakat infaq shodakoh ini untuk memback up program pembangunan ulang asrama putri yang biayanya sebesar lima ratus tujuh puluh juta delapan ratus enam puluh lima ribu rupiah.

Bila ada yang berkenan membantu dipersilahkan transfer ke Bank BRI nomor rekening 4775-0100-451653-3 atas nama Pondok Pesantren Bali Bina Insani. Semoga semakin nyaman dan barokah.