OLEH-OLEH DIKLAT by Ust Lalu Dzul ‘Arsy, BALI BINA INSANI

Ustadz Lalu, demikian panggilan akrabnya usai mengikuti kegiatan pendidikan dan pelatihan yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Provinsi Bali, menuliskan curhatan hatinya sebagai hasil pelatihan sebagai berikut;

METODE/MODEL-MODEL PEMBELAJARAN

UNGKAPAN SEORANG FILOSOPHER

KHONG FU TSE

  1. Yang Saya Dengar, Maka Saya Lupa.
  2. Yang Saya Lihat, Maka Saya Ingat.
  3. Yang Saya Lakukan, Maka Saya Mengerti/Memahami

 

BELAJAR DAN MEMBELAJARKAN

BERKAITAN ERAT DENGAN

  1. What (apa)
  2. Who (siapa)
  3. When (kapan)
  4. Why (mengapa)
  5. Where (dimana)
  6. How (bagaimana)

Pondok Pesantren Bali Bina Insani

 

KOMPLEKSITAS BELAJAR DAN PEMBELAJARAN

  1. Pengaruh Budaya
  2. Pengaruh Sejarah
  3. Hambatan Praktis
  4. Karakteristik Guru Sebagai Pembelajar
  5. Karakteristik Siswa
  6. Proses Belajar

 

KOMPETENSI YANG HARUS DIMILIKI OLEH SEORANG GURU

  1. Kompetensi Pedagogik
  2. Kompetensi Kepribadian
  3. Komptensi Sosial
  4. Kompetensi Profesional

 

 

 

KOMPETENSI PEDAGOGIK MELIPUTI

  1. Pemahaman wawasan atau landasan kependidikan
  2. Pemahaman terhadap peserta didik
  3. Pengembangan kurikulum / silabus
  4. Perancangan pembelajaran
  5. Pelaksanaan pembelajaran yang mendidik dan dialogis
  6. Pemanfaatan teknologi pembelajaran
  7. Evaluasi hasil belajar
  8. Pengembangan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimilikinya.

Pondok Pesantren Bali Bina Insani

KOMPETENSI KEPRIBADIAN MELIPUTI

  1. Mantap
  2. Stabil
  3. Dewasa
  4. Arif
  5. Berwibawa
  6. Menjadi teladan bagi peserta didik
  7. Berakhlaq mulia

 

KOMPETENSI SOSIAL MELIPUTI :

  1. Berkomunikasi secara lisan, tulisan, dan isyarat
  2. Menggunakan teknologi komunikasi dan informasi secara fungsional
  3. Bergaul secara efektif dengan peserta didik, sesama pendidik.
  4. Bergaul secara santun dengan masya-rakat sekitar.

KOMPETENSI PROFESIONAL MELIPUTI

  1. Landasan-landasan pendidikan meliputi : fisiologis, psikologis, ideologis, metodo-logis, dan sosiologis, untuk memahami peserta didik.
  2. Teori dan aplikasi praktis dari materi ajar atau bidang studi yang menjadi tanggung-jawabnya.
  3. Teori dan aplikasi praktis manajemen dan teknologi pendidikan modern dan relevan dengan kebutuhan

 

PRINSIP-PRINSIP DALAM BELAJAR DAN PEMBELAJARAN

  1. Pembelajaran adalah memotivasi dan membe-rikan fasilitas kepada siswa
  2. Pepatah khong fu tsu : “saya dengar, maka saya lupa; saya lihat, maka saya ingat, dan saya lakukan, maka saya paham”.
  3. Semakin banyak alat dria atau indra diak-tifkan dalam bel.&pembel. Semakin banyak informasi terserap.
  4. Belajar dalam banyak hal adalah merupakan suatu pengalaman
  5. Materi akan lebih mudah dikuasai apabila siswa terlibat secara emosional dalam kegi atan belajar dan pembelajaran.
  6. Belajar dipengaruhi oleh motivasi baik dari dalam (intrinsik) maupun luar (ekstrinsik).
  7. Semua manusia termasuk siswa ingin dihargai dan dipuji.
  8. Setiap otak manusia adalah unik, oleh karenanya setiap siswa memi-liki kesamaan dan perbedaan untuk memahami pelajaran
  9. Otak akan lebih mudah merekam in-put jika dalam keadaan santai atau rileks dibanding dalam kedaan te-gang.

 

KOMUNIKASI DALAM PEMBELAJARAN DAN FUNGSINYA

  1. To tell atau Menjelaskan
  2. To sell atau Menjual Gagasan
  3. To learn atau Belajar
  4. To decide atau memutuskan

 

KRITERIA MEDIA BELAJAR DAN PEMBELAJARAN YANG BAIK

  1. Media menyajikan informasi yang sesuai dengan tujuan dan materi
  2. Sesuai dengan karakteristik kelas terma-suk jumlah siswa
  3. Sesuai dengan kegiatan belajar dan pem-belajaran yang dirancang
  4. Sesuai dengan tempat penyelenggaraan belajar dan pembelajaran
  5. Memuat informasi yang dapat memicu terjadinya proses pembelajaran interaktif
  6. Tampilan sederhana dan singkat tetapi memperjelas pemahaman bukan sebaliknya.
  7. Sebaiknya dapat dioperasikan sendiri oleh guru atau tenaga operator.
  8. Didukung oleh ketersediaan sarana dan prasarana.
  9. Biaya yang diperlukan untuk penga-daan dan pengoperasian serta pera-watan masih dalam skema kemam-puan anggaran sekolah

Pondok Pesantren Bali Bina Insani

PENCIPTAAN PEMBELAJARAN KREATIF DAN MENYENANGKAN

  1. Menggunakan ketrampilan bertanya
  2. Memberikan penguatan
  3. Melakukan variasi pembelajaran
  4. Menjelaskan dengan bahasa siswa
  5. Membuka dan menutup pelajaran
  6. Membimbing diskusi kelompok
  7. Mengelola kelas secara baik
  8. Mengajar kelompok kecil dan perorangan

BEBERAPA CIRI GURU KREATIF

Guru kreatif yaitu guru yang selalu bertanya pada diri sendiri tentang :

  1. Apakah saya sudah menjadi guru yang baik ?
  2. Apakah saya sudah mendidik dengan benar ?
  3. Apakah anak didik saya mengerti pelajaran yang saya sampaikan ?
  4. Ia selalu melakukan introspeksi diri
  5. Ia selalu merasa kurang dalam proses pembelajarannya
  6. Ia tidak pernah puas dengan apa yang telah ia lakukan
  7. Selalu ada inovasi baru yang ia  ciptakan dalam proses pembelajaran
  8. Ia selalu memperbaiki proses pembelajarannya melalui Penelitian Tindakan Kelas (PTK)
  9. Ia selalu belajar sesuatu yang baru
  10. Ia merasa tertarik untuk memperbaiki cara mengajarnya.

 

10 LANGKAH MENJADI GURU IDEAL

DAN INOVATIF

  1. Menguasai materi pelajaran secara mendalam
  2. Mempunyai wawasan yang luas
  3. Komunikatif
  4. Dialogis
  5. Menggabungkan teori dan praktek
  6. Bertahap
  7. Memiliki variasi pendekatan
  8. Tidak memalingkan materi
  9. Tidak terlalu menekan dan memaksa
  10. Humoris tapi serius

 

GURU IDEAL ADALAH GURU YANG MEMILIKI 5 KECERDASAN

  1. Kecerdasan intelektual
  2. Kecerdasan moral
  3. Kecerdasan sosial
  4. Kecerdasan emosional
  5. Kecerdasan motorik

 

UPAYA BELAJAR MENYENANGKAN

(Joyfull Learning)

  1. Ciptakan lingkungan tanpa stres (relaks)
  2. Menjamin bahwa subyek pelajaran adalah relevan
  3. Menjamin bahwa belajar secara emosional adalah positif
  4. Melibatkan secara sadar semua indera dan juga pikiran otak kiri dan kanan
  5. Menantang otak Anda untuk dapat berpikir jauh ke depan dan mengekplorasi yang sedang dipelajari.
  6. Mengkonsolidasikan bahan yang telah di-pelajari dengan meninjau ulang.

Pondok Pesantren Bali Bina Insani

TINGKAT PENYERAPAN DALAM BELAJAR

20 %  DARI YANG KITA BACA

30 % DARI YANG KITA DENGAR

40 % DARI YANG KITA LIHAT

50 % DARI YANG KITA KATAKAN

60 % DARI YANG KITA KERJAKAN

90 % DARI YANG KITA LIHAT, KITA  DENGAR, KITA KATAKAN DAN SEKALIGUS KITA KERJAKAN

Pondok Pesantren Bali Bina Insani