Bali Bina Insani dalam wawancara peserta PPSN V Provinsi

Apa saja yang disiapkan sebelum Perkemahan Pramuka Santri Nusantara?
• Menurut pendapat Ramadhani, Azizah, dan Zainuri
Kami berlatih dan mempersiapkan untuk lomba-lomba seperti semaphore, sendra tari kreasi, pionering, dan PBB (Pelatihan Baris Berbaris), memasak, tata graha, TTG (Teknologi Tepat Guna), film documenter, dan rakit kreasi. Kami juga mempersiapkan perlengkapantata graha seperti bamboo berjumlah 4 buah , patok, tenda, madding, dan gapura. Setiap sore sebelum Perkemahan Pramuka Santri Nusantara teman yang lain mengecat tongkat untuk rakit dan pioneering. Dan kami juga mempersiapkan baju untuk menari, make up, tali pramuka, peralatan memasak,semaphore,dan alat lain yang akan digunakan pada Perkemahan Pramuka Santri Nusantara.
– Apa yang dilakukan di Bumi Perkemahan?
• Menurut pendapat Eva R.F, Iril, dan Musa
Pada tanggal 29 Maret 2018 pada pukul 09.00 kami berangkat menuju Bumi Perkemahan, dan sampai pada pukul 11.15. sesampainya di Bumi Perkemahan, kami langsung membagi tugas seperti memasang tenda utama, membuat jemuran, memasang tiang bendera, memasang gapura dan pagar, dan membuat tenda untuk tenda tamu, dan tenda dapur. Setelah itu kami beristirahat sebentar lau persiapan untuk lomba memasak dan pioneering. Kedua lomba tersebut dilakukan secara bersamaan dengan waktu 2 jam. Setelah lomba memasak, makanan yang sudah disiapkan disajikan di meja tempat dimana juri mencicipi makanan tersebut. Setelah selesai lomba tersebut,acara yang kami ikuti adalah acara pembukaan, kemudian setelah acara pembukaan terdapat pertunjukkan hiburan yaitu pencak silat. Pada sore harinya kami melanjutkan lomba-lomba lainnya. Malamnya dilanjutkan dengan sendra tari putri dan dilanjutkan dengan lomba untuk bindamping. Setelah semua acara berakhir, kami berlayar ke pulau kapuk. Keesokan harinya sekitar pukul 07.00 diadakan senam bersama di lapangan utama, kontingen dari Gianya juga menampilkan senam yang mereka miliki. Salah satu panitia yang benama Kak Rudi membagikan piket di setiap sangga yang terdiri dari 3 anggota untuk membersihkan area Bumi Perkemahan. Aacara yang dilakukan setelah itu adalah lomba membuat rakit kreasi lalu dilanjutkan dengan lomba mendayung rakit yang beranggotakan 3 orang setiap sangga dan 1 orang bindamping yang berlokasi di depan Bumi Perkemahan. Lau dilanjutkan dengan sholat jum’at, setelah sholat jum’at penilaian untuk tim documenter kemudian dilanjutkan dengan acara TTG. Malam harinya ilanjutkan sendra tari putra, setelah itu kami diberikan waktu untuk berganti pakaian, dan dilanjutkan dengan api unggun, dan kami mengikut renungan malam. Lalu kami belayar ke pulau impian. Pada tangal 31 Maret kami bersih-bersih dan membongkar tenda, lalu sekitar jam 09.00 sebagian anggota mengikuti lomba semaphore dance, dan sebagian lainnnya merapikan tenda dan mengganti baju untuk upacara penutup. Anggota lainnya juga ada yang menonton lomba semaphore. Setelah itu kami sarapan bersama dengan lauk yang kita masak sendiri, lalu kami mengikuti upacara penututpan sekaligus pembacaan juara lomba-lomba yang diadakan. Dan yang terakhir kami measukkan barang ke truk.

– Apa yang didapatkan setelah Perkemahan Pramuka Santri Nusantara?
• Menurut pendapat Afriska, Aulia, Nanang , dan Oka
Kami merasa senang sekaligus bangga, kami mendapat banyak pengalaman. Kami juga mendapatkan juara dalam lomba-lomba yang diadakan pada Perkemahan Pramuka Santri Nusantara seperti :
– Juara 2 lomba LKBB
– Juara 2 lomba memasak
– Juara 1 lomba rakit kreasi

writen by Bia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *